Air

Salah satu sumberdaya alam yang penting dan sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk kelangsungan hidupnya adalah air. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Furqaan ayat 49 yang
artinya: agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak.
Salah satu dari tanda-tanda kekuasaan Allah adalah diturunkannya air yang bersih dan tawar yang bisa digunakan untuk bersuci dan bisa pula diminum manusia dan hewan. Oleh karena itu di dalam penciptaan air sampai diturunkannya hingga memunculkan sesuatu yang dibutuhkan oleh hewan dan manusia lalu ditunjukkan bahwa air itu bisa diminum merupakan salah satu tanda dari tanda-tanda rububiyyah Allah yang mengharuskan manusia untuk mentauhidkan-Nya.
Begitu berartinya air bagi kehidupan manusia, salah satunya untuk memenuhi kebutuhan mineral di dalam tubuh, maka kita juga harus memperhatikan kualitas air tersebut, karena kualitas air tersebut akan berbengaruh pada kesehatan manusia. Kualitas air dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya adalah PH. PH merupakan derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Pengukuran pH sangatlah penting dalam bidang yang terkait dengan kehidupan atau industri pengolahan kimia seperti kimia, biologi, kedokteran, pertanian, ilmu pangan, rekayasa (keteknikan), dan oseanografi.(Anonimous, 2011)
PH pada air murni bersifat netral, dengan pH-nya pada suhu 25 °C ditetapkan sebagai 7,0. Larutan dengan pH kurang daripada tujuh disebut bersifat asam, dan larutan dengan pH lebih daripada tujuh dikatakan bersifat basa atau alkali. Ketika air bersifat asam akan menimbulkan beberapa pengaruh yang terkait dengan kesehatan manusia, begitu juga dengan air yang bersifat basah. Maka dari itru kami menggunakan variabel PH dalam analisis ini. PH air tersebut juga dipengaruhi oleh banyak hal, yaitu dari segi proses pengolahan dan bisa juga dari air baku. Dan PH air baku tersebut dapat berubah-ubah karena disebabkan oleh fenomena alam atau tangan-tangan manusia yang tidak bertanggungjawab sebagai mana firman Allah dalam surat Ar-Ruum ayat 41yang
artinya: Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

About lelykesehatan

mahasiswa
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s